Thursday, April 19, 2012

KUALITAS dalam TQM


       Tujuan pembahasan ini  adalah agar dapat memahami konsep biaya kualitas yang menjelaskan tentang hal-hal berikut ini :
1.       Definisi dan jenis biaya kualitas
2.       Konsep biaya kualitas
3.       Perilaku biaya kualitas
4.       Pandangan terhadap biaya kualitas


A.      DEFINISI DAN JENIS KUALITAS
Biaya kualitas adalah biaya yang terjadi atau mungkin akan terjadi karena kualitas buruk. Ini berarti biaya kualitas adalah biaya yang berhubungan dengan penciptaan, pengindentifikasian, perbaikan dan pencegahan kerusakan.
Biaya kualitas dikelompokkan menjadi empat golongan, yaitu: (Ross,1994;204)
1.       Biaya pencegahan (prevention cost)
2.       Biaya deteksi / penilaian (detection / appraisal cost)
3.       Baiaya kegagalan internal (internal failure cost)
4.       Biaya kegagalan eksternal (external failure cost)

1.       Biaya Pencegahan
Biaya ini merupakan biaya yang terjadi untuk mencegah kerusakan produk yang dihasilkan. Biaya ini meliputi biaya yang berhubungan dengan perancangan, pelaksanaan, dan pemeliharaan system kualitas.
Ada beberapa macam biaya yang termasuk dalam kelompok biaya pencegahan, yaitu :
·         Biaya Perencanaan Kualitas
Biaya perencanaan kualitas adalah biaya-biaya yang dikeluarkan untuk aktivitas-aktivitas yang berkaitan dengan patokan rencana kualitas produk yang dihasilkan rencana tentang keandalan, rencana pemerikasaan, system data, dan rencana khusus dan jaminan kualitas.
·         Biaya Tinjauan Produk Baru
Biaya tinjauan produk baru adalah biaya-biaya yang dikeluarkan untuk penyiapan usulan tawaran, penilaian rancangan baru dari segi kualitas, penyiapan program percobaan, dan pengujian untuk menilai penampilan produk baru dan aktivitas-aktivitas kualitas lainnya selama tahap pengembangan dan praproduksi dari rancangan produk baru.
·         Biaya Rancangan Proses atau Produk
Biaya rancangan proses atau produk adalah biaya-biaya yang dikeluarkan paa waktu perancangan produk atau pemilihan proses produksi yang dimaksudkan untuk meningkatkan keseluruhan kualitas produk tersebut.
·         Biaya Pengendalian Proses
Biaya pengendalian proses adalah biaya-biaya yang dikeluarkan untuk pengendalian proses, seperti diagram pengendalian yang memantau prosesa pembuatan dalam usaha mencapai kualitas produksi yang dikehendaki.
·         Biaya Pelatihan
Biaya pelatihan adalah biaya-biaya yang dikeluarkan untuk pengembangan penyiapan pelaksanaan, penyelenggaraan, dan pemeliharaan program latihan formal masalah kualitas.
·         Biaya Audit Kualitas
Biaya audit kualitas adalah biaya-biaya yang dikeluarkan untuk mengevaluasi tindakan yang telah dilakukan terhadap rencana kualitas keseluruhan.


2.       Biaya Deteksi / Penilaian
Biaya deteksi adalah biaya yang terjadi untuk menentukan apakah produk dan jasa sesuai dengan persyaratan-persyaratan kualitas. Tujuan utama fungsi deteksi ini adalah untuk menghindari terjadinya kesalahan dan kerusakan sepanjang proses perusahaan, misalnya mencegah pengiriman barang-barang yang tidak sesuai dengan persyaratan kepada para pelanggan.
Yang termasuk dalam jenis biaya deteksi ini antara lain :
·         Biaya Pemeriksaan dan Pengujian Bahan Baku yang Dibeli
Biaya ini merupakan biaya yang dikeluarkan untuk memeriksa dan menguji kesesuaian bahan baku yang dibeli dengan kualifikasi yang tercantum dalam pesanan.
·         Biaya Pemeriksaan dan Pengujian Produk
Biaya ini meliputi biaya yang terjadi untuk meneliti kesesuaian hasil produksi dengan standr perusahaan, termasuk meneliti pengepakan dan pengiriman.
·         Biaya Pemeriksaan Kualitas Produk
Biaya ini meliputi biaya untuk melaksanakan pemeriksaan kualitas produk dalam proses maupun produk jadi.
·         Biaya Evaluasi Persediaan
Biaya ini meliputi biaya yang terjadi untuk menguji produk digudang, dengan tujuan untuk mendeteksi terjadinya oenurunan kualitas produk selama digudang.


3.       Biaya Kegagalan Internal
Biaya kegagalan internal merupakan biaya yang terjadi karena ada ketidaksesuaian dengan persyaratan dan terdeteksi sebelum barang dan jasa tersebut dikirimkan ke pihak luar. Pengukuran biaya kegagalan internal dilakukan dengan menghitung kerusakan produk sebelum meninggalkan perusahaan.
Biaya kegagalan internal terdiri atas beberapa jenis biaya, yaitu :
·         Biaya Sisa Bahan (scrap)
Biaya ini adalah kerugian yang terjadi karena adanya sisa bahan baku yang tyidak terpakai dalam upaya memenuhi tingkat kualitas yang dikehendaki. Bahan baku yang tersisa karena alas an lain misalnya keusangan dan perubahan desain produk.
·         Biaya Pengerjaan Ulang
Biaya ini meliputi biaya ekstra yang dikeluarkan untuk melakukan proses pengerjaan ulang agar dapat memenuhi standar kualitas yang diisyaratkan.
·         Biaya untuk Memperoleh Bahan Baku
Biaya ini meliputi biaya-biaya tambahan yang timbul karena adanya aktivitas menangani penolakan (rejects) dan pengaduan (complaints) terhadap bahan baku yang telah dibeli.
·         Factory Contact Engineering Cost
Biaya ini merupakan biaya yang berhubungan dengan waktu yang digunakan untuk oleh para ahli produksi yang terlibat dengan salam masalah-masalah produksi yang menyangkut kualitas. Sebagai contoh, bila komponen atau bahan baku suatu produk tidak memenuhi spesifikasi kualitas, maka ahli produk atau produksi akan diminta untuk menilai kelayakan perubahan spsesifikasi produk tersebut.

4.       Biaya Kegagalan Eksternal
Biaya kegagalan eksternal adalah biaya yang terjadi karena prodsuk atau jasa gagal memenuhi persyratan-persyartan yang telah diketahui setelah produk tersebut dikirimkan kepada para pelanggan. Biaya ini merupakan biaya yang paling membahayakan karena dapat menyebabkan reputasi perusahaan buruk, kehilangan pelanggan, dan penurunan pangsa pasar.
Biaya kegagalan eksternal terdiri tasa beberapa macam biaya, diantaranya yaitu :
·         Biaya Penanganan Keseluruhan Selama Masa Garansi
Biaya ini meliputi semua biaya yang terjadi karena adanya keluhan-keluhan tertentu sehingga diperlukan pemeriksaan, reparasi, atau penggantian / penukuran produk.
·         Biaya Penaganan Keluhan di Luar Masa Garansi
Biaya ini merupakan biaya-biaya yang berkaitan dengan keluhan-keluhan yang timbul setelah berlalunya masa garansi.
·         Biaya Penanganan Produk
Biaya ini adalah kesluruhan biaya pelayanan prosuk yang diakibatkan oleh usaha untuk memperbaiki ketidaksempurnaan atau untuk pengujian khusus atau untuk memperbaiki cacat yang bukan disebabkan oleh adanya keluhan pelanggan. Biaya jasa instalasi atau ko9ntrak pemeliharaan tidak termasuk dalam kategori biaya ini.
·         Product Liability Cost
Biaya ini merupakan biaya timbul sehubungan dengan jaminan atau pertanggungjawaban ata kegagalan memenuhi standar kualitas (quality failures)
·         Biaya Penarikan Kembali Produk
Biaya ini timbul karena adanya penarikan kembali suatu produk  tertentu.







Search This Blog